Kamis, 30 Juli 2026

Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini 9 Instansi dan Syarat Pendaftarannya


Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025 untuk jalur sekolah kedinasan resmi dibuka.(by radar kediri)



KEDIRI
– Kabar baik bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus berpeluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah dipastikan kembali membuka Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menempuh pendidikan dengan ikatan dinas di sejumlah kementerian dan lembaga negara.

Meski jadwal resmi pendaftaran belum diumumkan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengisyaratkan bahwa proses seleksi akan segera dimulai. Karena itu, calon peserta diimbau mulai mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi maupun kemampuan akademik sejak sekarang.

Melalui akun Instagram resminya, @bkngoidofficial, BKN menginformasikan bahwa seleksi sekolah kedinasan tahun ini akan kembali digelar dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah.

Sembilan Instansi Membuka Seleksi

Berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan, terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang dipastikan membuka penerimaan peserta didik baru melalui jalur sekolah kedinasan, yakni:

  • Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

  • Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

  • Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

  • Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas)

  • Kementerian Hukum (Kemenkum)

  • Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Badan Intelijen Negara (BIN)

  • Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 yang mengatur mekanisme penerimaan peserta didik sekolah kedinasan, mulai dari pendaftaran, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga penetapan hasil akhir.

Dokumen yang Harus Dipersiapkan

Agar tidak terburu-buru ketika portal pendaftaran dibuka, calon peserta disarankan mulai menyiapkan sejumlah dokumen penting, antara lain:

  • Ijazah SMA/sederajat.

  • Kartu Keluarga (KK).

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili.

  • Rapor semester akhir.

  • Pasfoto terbaru sesuai ketentuan.

  • Dokumen pendukung lain sesuai persyaratan instansi yang dipilih.

Seluruh dokumen harus dipastikan valid dan sesuai dengan data kependudukan agar proses verifikasi administrasi berjalan lancar.

Persyaratan Umum Peserta

Selain melengkapi dokumen, peserta juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Sehat jasmani dan rohani.

  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.

  • Belum memiliki anak, termasuk belum pernah melahirkan bagi pendaftar perempuan.

  • Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus pendidikan.

  • Memenuhi persyaratan akademik, administrasi, serta ketentuan fisik sesuai aturan masing-masing sekolah kedinasan.

Tahapan Pendaftaran

Merujuk pada mekanisme seleksi tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui portal SSCASN Kedinasan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Membuat akun pada portal SSCASN Kedinasan.

  2. Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kata sandi.

  3. Melakukan swafoto sebagai bagian dari proses verifikasi.

  4. Memilih instansi dan program studi yang diminati.

  5. Mengisi formulir pendaftaran, melengkapi biodata, memasukkan nilai rapor, serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan.

  6. Memeriksa kembali seluruh data sebelum mengirim formulir karena data yang telah dikirim tidak dapat diubah.

  7. Menunggu hasil seleksi administrasi yang diumumkan oleh masing-masing instansi.

Sambil menunggu jadwal resmi pembukaan pendaftaran diumumkan, calon peserta disarankan memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), menjaga kesehatan, serta memastikan seluruh dokumen administrasi telah lengkap.

Persiapan yang matang sejak dini diharapkan dapat meningkatkan peluang lolos dalam persaingan seleksi sekolah kedinasan yang setiap tahunnya diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia.(Red/lis)

0 komentar:

Posting Komentar