Minggu, 10 September 2023

Bangunan SMAN 1 Kediri dari Masa ke Masa Menurut Wali Kota Mas Abu

 

KEDIRI, mataperistiwa.com - Bangunan SMAN 1 Kediri telah resmi menjadi cagar budaya baru. Gedung tersebut bahkan telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda.


Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan bangunan itu menyimpan nilai penting bersejarah. "Kami bangga sekali bangunan itu bisa menjadi cagar budaya," katanya, Minggu (10/9).

Dia menjelaskan Kota Kediri dahulu menjadi pusat pemerintahan karesidenan dan juga gemeente pada zaman penjajahan Belanda. Walhasil, banyak masyarakat Eropa, terutama Belanda, yang tinggal di kawasan gedung SMAN 1 Kediri. Adapun gedung tersebut dibangun menjadi sekolah lanjutan atau meer uitgebreid lager onderwijs (MULO) dan hanya untuk sekolah kawasan tertentu.

"Itu (bangunan SMAN 1 Kediri) menjadi satu-satunya sekolah lanjutan di Karesidenan Kediri," ujar Mas Abu, sapaan wali kota. Setelah MULO dibubarkan, gedung itu pernah jadi markas Tentara Jepang, Markas BKR, Divisi Brawijaya hingga SMAN 1 Kediri pada masa kini.

Dia menyampaikan sertifikat cagar budaya tersebut bukan hanya tentang penghargaan kepada objek budaya saja.


Itu juga untuk memastikan warisan budaya tersebut bisa terus dilestarikan generasi berikutnya sehingga dapat dinikmati hingga kapan pun. "Saya berharap ke depan juga bisa jadi tempat city tour. Bangunan cagar budaya memang harus digunakan dan dirawat agar tidak rusak," tutur Mas Abu.(red.L)

0 komentar:

Posting Komentar