KEDIRI, mataperistiwa.com - Ada-ada saja kelakuan Johar, 22, warga Tulungagung dan MDS, 17, warga Blitar dini hari kemarin. Kondisi mabuk, mereka justru berkeliling dengan Yamaha Vega AG 6692 BI. Ending-nya bisa ditebak. Petualangan mereka berakhir dengan menabrak tugu musala yang ada di Desa Deyeng, Ringinrejo.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Kala itu, keduanya melaju dari arah utara. Tiba-tiba, Johar yang membonceng MDS oleng ke kiri. Vega merah itu menabrak keras tugu musala. Bahkan, tugunya sampai roboh.
Suara benturan itu pun sangat kencang. Hingga membuat Sutris, 52, warga sekitar terbangun dari tidurnya. Kebetulan, musala tersebut tepat berada di depan rumahnya. Karena kaget dan penasaran, dia langsung ke luar. Betapa kaget saksi, dia melihat Johar dan MDS sudah dalam kondisi terkapar di jalanan.
“Saya langsung meminta tolong warga yang lain. Awalnya gak ada yang berani angkat, nunggu polisi,” ujar Sutris saat ditemui kemarin siang. Keduanya baru mendapatkan penanganan setelah petugas dari Polsek Ringinrejo tiba di lokasi. “Yang satu (Johar, red) pingsan. Satunya masih berdiri,” jelas Sutris.
Lebih lanjut, Johar disebut mengalami gegar otak. Sedangkan MDS hanya luka lecet di kaki kirinya. Bahu kirinya juga merasa sakit. Lantas petugas melarikannya ke RS Gambiran. “Korban opname di RS Gambiran,” tutur Kapolsek Ringinrejo AKP Joko Suparno.
Joko menyebut, penyebab kejadian tersebut karena keduanya yang sedang dalam pengaruh alkohol. Sepeda motornya mengalami beberapa kerusakan. Seperti lampu depan yang pecah, setir patah dan bodinya hancur.
Joko menyebut sepeda motor diamankan di Mapolsek Ringinrejo. Sedangkan perkaranya ditangani unit Gakkum Satlantas Polres Kediri. “Kerugian material diperkirakan Rp 1 juta,” papar Joko. (red.L)
0 komentar:
Posting Komentar