Kamis, 07 September 2023

Lipsus Prostitusi Kota Kediri: Targetnya Jadi PSK sampai Umur 30 Tahun

 

JABAR, mataperistiwa.co.id - Meskipun bergelimang harta, SI merasa dunia prostitusi tak bisa dia geluti selamanya. Wanita asal Jawa Barat ini menarget umur 30 tahun nanti akan meninggalkan dunia penuh syahwat ini.

“Tidak mungkin selamanya jadi PSK. Pasti ada keinginan untuk tobat,” aku SI.

Wanita ini memang membenarkan, dunia yang dia geluti saat ini memberinya gelimangan harta. Namun, juga memberikan kelelahan yang luar biasa. Tak hanya fisik juga batin. Itulah yang menjadikan alasan dia enggan berlama-lama menjadi pelacur.

Mantan pekerja pabrik mi instan ini sudah punya ancar-ancar. Kapan waktunya dia meninggalkan dunia syahwat ini. Bila sekarang usianya sudah 24 tahun, dia akan pensiun enam tahun lagi. Alias, ketika menginjak kepala tiga SI tak lagi menggeluti pekerjaan mesum ini.

Saat usia 30 tahun SI menegaskan akan benar-benar tobat. Sudah tidak lagi terjun ke dunia prostitusi. Entah itu sebagai PSK atau muncikari.

Nah, karena tinggal enam tahun lagi SI berusaha keras mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Berharap uang itu bisa dijadikan modal saat dia pensiun nanti.

Apa yang dikatakan SI masuk akal. Setelah melihat pendapatannya per hari yang luar biasa banyak, dia seharusnya bisa memulai usaha yang halal di usia tuanya. Bila dalam sehari melayani tujuh pelanggan, dengan tarif Rp 700 ribu sekali main, artinya pendapatannya Rp 4,6 juta sehari.

“Pernah sehari dapat 12 pelanggan,” aku perempuan asal Kabupaten Karawang itu.

Jika konsisten, dalam sebulan SI bisa mendapat uang hingga Rp 147 juta. Bila dikalikan enam tahun hingga pensiun nanti, uang yang didapatnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Apa yang akan dilakukan SI untuk uang tersebut? “Saya ingin membuka usaha toko,” akunya. Rencananya toko tersebut akan dibuka di kampung halaman.

Meski nantinya tak akan mendapat uang sebesar dari menjadi PSK, SI mengaku tak mengapa. Karena meski kecil, SI sadar uang tersebut halal. Tidak seperti yang saat ini dia dapat ketika menjadi PSK.

Pertimbangan yang kedua adalah ketika menjadi PSK di usia 30 tahun lebih, harganya akan jauh lebih rendah. Menurut SI, saat usia kepala tiga, harganya paling mahal hanya Rp 500 ribu.

“Tidak sebanding dengan risikonya. Jadi gak pengen lama-lama jadi “Tidak sebanding dengan risikonya. Jadi gak pengen lama-lama jadi PSK,” akunya.,” akunya. (red.L)

0 komentar:

Posting Komentar