Sabtu, 09 September 2023

Hari Olahraga Nasional: Sumbangsih Jatim Menjaga Tradisi Penyuplai Atlet Selam dan Panahan

 

Jatim, mataperistiwa.com - Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada hari ini (9/9) bersamaan dengan dibukanya event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII.

Pembukaan berlangsung di Gelora Delta, Sidoarjo. Lewat ajang yang sudah delapan kali bergulir itu, Jatim ikut memberikan sumbangsih bagi olahraga nasional.

Ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang menjadi unggulan Jawa Timur (Jatim) di kancah nasional.  Salah satunya panahan. Selama 10 edisi PON berturut-turut, atlet panahan asal Jatim berhasil meraih gelar juara umum. Sebuah capaian yang sulit untuk disaingi kontingen mana pun di Indonesia.

Selain berprestasi di ajang PON, atlet panahan Jatim juga terus menunjukkan prestasi di ajang internasional. Mulai era Lilies Handayani ketika meraih perak nomor beregu Olimpiade Seoul 1988.  Lalu, berlanjut ke era Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunnisa. Terakhir, Riau Ega meraih 2 emas dan 1 perak di SEA Games 2021 Vietnam.  

Meski terbukti sukses, sebenarnya metode pembinaan yang dilakukan Jatim tidak jauh berbeda ketimbang daerah lain. ’’Cuma, kami lebih intens lagi dan cabor panahan ini juga didukung respons orang tua yang bagus,’’ kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jatim Dudi Harjantoro kepada Jawa Pos.

Dukungan orang tua itu akhirnya berdampak pada giatnya pembinaan usia dini. Skuad panahan Jatim kini punya pelapis dari berbagai kelompok usia. ”Junior, remaja, senior, semua ada karena memang kontinuitas pembinaan tidak bisa terputus dan itu mereka lakukan betul-betul sesuai dengan program kategori usia,’’ ucapnya.

Selain itu, Jatim juga punya pelatih cukup mumpuni. Salah satunya Lilies sendiri. ’’Dia legenda, bisa jadi motivasi atlet-atlet lain,’’ kata Dudi.

Bukan hanya panahan. Jatim juga gudangnya peselam. Dalam dua penyelenggaraan PON terakhir di Jawa Barat dan Papua, tim selam Jatim selalu keluar sebagai juara umum. Seperti halnya panahan, kesuksesan di PON itu juga berimbas ke nasional.

Beberapa atlet selam Jatim mampu menunjukkan prestasi ketika membela tim Merah Putih. Yang paling fenomenal adalah Janis Rosalita Suprianto. Atlet asal Surabaya itu menyabet 2 emas dan 2 perak di SEA Games 2021 Vietnam serta 3 emas dan 3 perak di SEA Games 2023 Kamboja.

Moncernya Janis itu merupakan salah satu bukti kesuksesan pembinaan yang dilakukan selam Jatim. Menurut Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Jatim Mirza Muttaqien, setidaknya ada tiga hal yang dilakukan. Salah satunya memenuhi basic needs dan basic interests.

Yaitu, kebutuhan untuk bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Lewat prestasi tersebut, atlet bisa mendapatkan beasiswa pendidikan lebih mudah. ”Untuk memenuhi kebutuhan basic needs dan basic interests itu adalah memperbanyak kejuaraan yang resmi diselenggarakan,’’ beber Mirza.

Hasilnya pun terlihat. Jumlah atlet selam Jatim yang semula hanya 300-an di 2014 kini meningkat menjadi 700-an atlet. Dengan jumlah atlet lebih banyak, persaingan pun semakin ketat. ’’Memilih atlet terbaik dari 700 atlet kan peluangnya lebih gede dibandingkan memilih atlet dari 100 atlet,’’ kata Mirza. (red.L)

0 komentar:

Posting Komentar