Jumat, 08 September 2023

Events Siswa Antusias Bertanya di Technical Meeting School Contest XV GenZverse Jawa Pos Radar Kediri

KEDIRI, mataperistiwa.com – Ajang pesta pelajar terbesar di Kediri Raya, School Contest GenZverse : Time Traveler sudah di depan mata. Kemarin, ratusan peserta lomba mengikuti technical meeting (TM) di kantor Jawa Pos Radar Kediri. Para peserta antusias bertanya tentang detail lomba agar bisa tampil maksimal di tahap semifinal dan final party.


Ratusan peserta sudah memadati Brantas Room Jawa Pos Radar Kediri sejak pukul 13.00. Mereka adalah peserta ajang Mading Wars, Band Competition, Dance Competition, dan School English Star.

Secara bergiliran, panitia menjelaskan teknis lomba kepada tiap perwakilan peserta. Di tiap sesi itu pula, para peserta antusias bertanya. “Apakah saya harus memakai kostum sesuai tema atau bebas?” tanya salah satu peserta School English Star.

Menjawab hal tersebut, Manajer Off Print Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti menyebut peserta bisa menentukan kostum secara bebas saat tampil. Termasuk apakah mereka hanya memakai seragam atau memakai baju sesuai tema yang dibawakan.

Dalam kesempatan TM lomba lain, Dian, sapaan akrab Puspitorini Dian Hartanti, juga menjelaskan teknis lomba mading. Di antaranya, pembuatan mading on the spot. “Durasi mading 3D maksimal waktu enam jam,” lanjutnya tentang lomba yang berlangsung di Kediri Town Square (Ketos) tersebut.

Untuk diketahui, semifinal School Contest GenZverse: Time Traveler akan berlangsung Senin (11/9) nanti. Dari total tujuh jenis lomba, panitia akan menyeleksi untuk memilih kandidat yang bisa mengikuti final party. “Kami minta peserta memantau akun Instagram Radar Kediri dan Radar Kediri Event untuk perkembangan informasi lebih lanjut,” terang Dian.

Khusus untuk lomba mading, Mahfud, salah satu dewan juri menjelaskan, pembuatan mading on the spot dimulai dari konstruksi maksimal 25 persen. Selebihnya harus dikerjakan di lokasi. Ukuran mading maksimal 100 x 100 sentimeter (cm). Kemudian tinggi maksimal 170 cm. “Kelebihan ukuran akan mendapatkan pengurangan nilai,” jelas Mahfud sembari menyebut di lomba mading peserta juga harus memasukkan unsur sponsor acara. Yakni, minimal dua sponsor dan satu peserta Campus Expo.

Bagaimana dengan materi mading? Mahfud menyebut peserta diberi kebebasan memilih. Mereka bisa mengangkat tema mitos, legenda, artikel, dan wisata di Kediri. “Untuk pemberitaan dapat di pertimbangkan dari locus, tempus, dan ketokohan,” papar pria yang juga pemimpin redaksi Jawa Pos Radar Kediri ini.
Mahfud menegaskan, selama pembuatan mading siswa tidak boleh dibantu oleh pembimbing. Misalnya, saat memalu mading juga harus dilakukan oleh siswa. Selebihnya, siswa juga tidak boleh memakai bahan yang semuanya terdiri dari styrofoam. Dia menyarankan untuk menggunakan bahan daur ulang.

Bagaimana dengan Band Competition? peserta akan langsung tampil di final party 14 September mendatang. Dalam lomba, peserta akan membawakan tiga lagu. Salah satunya adalah jingle Yamaha. “Penampilan setiap peserta akan diberi waktu selama 15 menit,” tutur Moh. Nasrul, salah satu juri tentang ajang yang diikuti oleh siswa SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK itu.

Sementara itu, untuk Dance Competition yang tahun ini diikuti peserta SMA dan SMP, peserta akan diberi waktu pentas tujuh menit. Mengusung modern dance, peserta harus memasukan produk Mie Sedap dapat dalam bentuk lagu dan property.(red.L)

0 komentar:

Posting Komentar