Jumat, 08 September 2023

Dua Bocah Terduga Pelaku Teror Pelemparan Mobil di Kediri Ternyata Anak Putus Sekolah

 

Kediri, mataperistiwa.com – Satreskrim Polres Kediri masih terus mendalami kasus teror pelemparan mobil yang menyasar para pengguna jalan saat malam dan dini hari.

Dalam kasus terbaru, teror pelemparan batu tersebut dilakukan pada BY (33) warga asal Tulungagung yang tengah melintas di sekitaran Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, beberapa waktu lalu.

Dua bocah di bawah umur berhasil diamankan atas insiden yang merugikan pengendara tersebut.

Mereka adalah E (16) dan D (13).

Kedua bocah di bawah umur tersebut tak melakukan aksinya hanya berdua, melainkan berlima. Sedangkan tiga lainnya masih dalam penyelidikan polisi.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra melalui Kanit PPA Ipda Yahya Ubaid menuturkan, terduga pelaku pelempar batu tersebut merupakan anak putus sekolah.

"Ada yang putus sekolah sejak SD, dan ada yang saat SMP," katanya, Jumat (8/9/2023).

Terkait alasan putus sekolah, Ipda Yahya Ubaid mengaku tak mengetahui begitu jelas.

Diduga ada beberapa perkiraan yang menyebabkan mereka tak melanjutkan sekolah, termasuk efek negatif lingkungan.
Yang menjadikan masyarakat geram, teror pelemparan batu ini tak hanya terjadi sekali dua kali saja.

Aksi melempar batu hingga membuat kaca mobil pengendara pecah sebelummya juga pernah terjadi di jalan raya menuju Simpang Lima Gumul Kediri.

Keadaan malam hari yang sepi membuat para geng pelempar batu ini percaya diri untuk melakukan aksinya.

Namun saat ini, dua terduga pelaku yang berstatus menjadi saksi sudah diamankan.

"Sudah (diperiksa) dan statusnya belum dinaikkan. Masih menjadi saksi," ujarnya.

Sedangkan tiga lainnya masih diburu oleh pihak kepolisian.

Meski demikian, Unit PPA Satreskrim Polres Kediri masih belum memanggil orang tua dari tiga terduga pelaku lainnya untuk dimintai keterangan.

"Belum dipanggil karena tidak ada korelasi," bebernya.

Meski begitu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga masing-masing.

Sebab dari informasi yang didapatkan, tiga anak yang masih dalam pencarian juga belum pulang ke rumah. (red.L) 

0 komentar:

Posting Komentar