Surabaya, mataperistiwa.com - Berikut Berita Persebaya hari ini populer, Song Ui-Young starter di Timnas Singapura dan tiga opsi bagi manajemen Bajul Ijo.
Berita pertama hari ini ada gelandang asing Persebaya Song Ui-Young yang bermain sejak menit pertama saat membela Timnas Singapura di FIFA MATCHDAY. Song harus menelan kekalahan 2-0 melawan Tajikistan. Kemudian berita kedua ada tiga opsi bagi manajemen Bajul Ijo terkait penunjukkan pelatih.
Opsi tersebut antara lain adalah menunjuk pelatih baru, pinjam lisensi atau yang terakhir adalah menanggung denda sampai lisensi Uston Nawawi turun.
Song Ui-Young Starter di Timnas
Gelandang asing Persebaya Surabaya Song Ui-Young tampil starter saat memperkuat Timnas Singapura vs Tajikistan di FIFA MATCHDAY.
Song Ui-Young tampil sejak menit pertama di laga Timnas Singapura vs Tajikistan dalam laga FIFA MATCHDAY yang digelar di Stadion Bishan, Jumat (8/9).
Di laga tersebut, tim besutan Takayuki Nishigaya harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 2-0.
Dua gol dari Tajikistan dicetak oleh Rahimov Muhammadjon dan Vahdat Hanonov.
Timnas Singapura juga harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-72 usai wasit asal Indonesia, Thoriq Alkatiri memberikan kartu kuning kedua bagi Adam Swandi.
Sementara itu, Song Ui-Young sendiri tak mampu memberikan gol balasan hingga digantikan oleh Daniel Goh pada menit ke-78.
Usai pertandingan, kapten Timnas Singapura Harriss Harun mengungkapkan kekecewaan dengan kekalahan yang diterima rekan-rekannya.
Sementara itu, Song Ui-Young sendiri tak mampu memberikan gol balasan hingga digantikan oleh Daniel Goh pada menit ke-78.
Usai pertandingan, kapten Timnas Singapura Harriss Harun mengungkapkan kekecewaan dengan kekalahan yang diterima rekan-rekannya.
Ketika Anda melihat bagaimana tim-tim papan atas bermain, mereka selalu tenang dan tenang, mencari peluang untuk menghancurkan lawan mereka dalam upaya menemukan celah, dan itulah yang perlu kami lakukan.” Pungkas Harriss
Adapun laga FIFA MATCHDAY melawan Tajikistan ini menjadi pemanasan bagi Timnas Singapura sebelum menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Song Ui-Young sendiri masih punya satu pertandingan lagi bersama Timnas Singapura.
Satu pertandingan tersisa di jeda internasional ini adalah laga Timnas Singapura vs Chinese Taipei (Taiwan) pada tanggal 12 September 2023.
Opsi Manajemen Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya masih belum membuat keputusan terkait pelatih baru hingga Sabtu (9/9).
Padahal, tim berjuluk Bajul Ijo itu sudah dinanti oleh denda senilai Rp 100 Juta jika tak segera mengumumkan pelatih baru saat laga pekan ke-12 Liga 1 melawan Madura United.
Melihat performa positif tim di bawah asuhan Uston Nawawi, tentu manajemen Bajul Ijo akan menghadapi sebuah dilema besar terkait pemilihan pelatih baru.
Terutama karena Uston Nawawi sendiri akan segera mendapatkan Lisensi AFC Pro yang sesuai dengan regulasi Liga 1 dalam waktu dekat ini.
Sejumlah opsi bisa dieksplorasi oleh manajemen Persebaya Surabaya terkait penunjukkan pelatih baru.
Menunjuk Pelatih Kepala Baru
Opsi pertama tentu adalah menunjuk pelatih baru.
Penunjukkan pelatih baru akan membawa suasana serta taktik baru bagi Bruno Moreira dkk.
Persebaya sendiri sudah dikaitkan dengan sejumlah nama pelatih asing seperti Divaldo Alves, Paul Munster, Ricardo Rodriguez hingga Mario Gomez.
Namun saat ditanya, pihak manajemen masih belum memberikan secara pasti terkait nama pelatih asing yang akan coba direkrut.
Menunjuk Pelatih 'Boneka' atau Pinjam Lisensi
Kemudian opsi kedua adalah merekrut pelatih 'Boneka'.
Pelatih 'Boneka' yang dimaksud ini adalah pelatih yang hanya digunakan untuk keperluan administrasi saja, atau bahasa sederhananya meminjam lisensi.
Jika menggunakan opsi ini, maka Persebaya masih bisa mempertahankan peran Uston Nawawi dan timnya yang sejauh ini masih berbuah hasil positif bagi performa Persebaya.
Opsi terakhir bagi Persebaya Surabaya adalah terus mempertahankan Uston Nawawi sambil menunggu lisensinya turun.
Uston Nawawi sendiri kabarnya baru akan merampungkan kursus lisensinya pada akhir tahun ini.
Hal itu merujuk pada perkataan pelatih berusia 45 tahun itu bahwa jadwal sisa modul 6 dan 7 untuk lisensi A AFC Pro yang tengah ia ikuti telah keluar.
“Alhamdulillah jadwal untuk modul 6 dan 7 sudah keluar.” Ucap Uston Nawawi
Uston kemudian menerankan terkait sisa modul yang harus ia selesaikan agar bisa segera mendapatkan lisensinya.
Modul 6 itu instruktur visit ke klub. Instruktur mendatangi pelatih yang melatih klubnya itu. Dan harus klub professional. Itu kira kira akhir oktober-awal November.
Modul 7 kita masuk kelas lagi dan ada praktek. Itu awal Desember.” Pungkas Uston
Jika Uston Nawawi baru mendapatkan lisensinya pada bulan Desember, maka Persebaya harus siap menanggung denda cukup besar.
Denda Rp 100 Juta di bulan pertama hanya permulaan saja, karena nominal itu akan berlibat ganda seiring berjalannya waktu.
Nominal denda yang bisa berlipat gandaitu merujuk pada regulasi regulasi Pasal 34 Ayat 12.
Pelanggaran terhadap ayat (11) pasal ini akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah). Jika melebihi 30 hari kedua, klub tidak mendaftarkan Pelatih Kepala maka berlaku tambahan denda sebesar Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dan terus berlaku kelipatan.
Jika Persebaya tetap bersikukuh mempertahankan Uston Nawawi sebagai pelatih, maka akan ada denda yang terus berlipat dari bulan September, Oktober, November hingga Desember.
Merujuk pada regulasi yang telah disebutkan, maka denda itu bisa mencapai Rp 1,5 Miliar.
Dengan menyisahkan 8 hari sebelum laga Derby Suramadu melawan Madura United, keputusan manakah yang akan diambil oleh manajemen Persebaya Surabaya? (red.L)

0 komentar:
Posting Komentar